Artikel Kesehatan

Daftar Vaksin yang Tersedia untuk Bayi, Anak, Remaja, dan Dewasa

📅 01 September 2026 🏥 Klinik Alunan Bunda Semarang
Daftar Vaksin yang Tersedia untuk Bayi, Anak, Remaja, dan Dewasa

Vaksinasi merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan sejak usia bayi hingga dewasa. Setiap kelompok usia memiliki kebutuhan imunisasi yang berbeda, sehingga jenis vaksin, jumlah dosis, dan jadwal pemberiannya perlu disesuaikan dengan usia serta kondisi masing-masing.

Bagi orang tua yang sedang mencari vaksin bayi, vaksin anak, vaksin remaja, maupun vaksin dewasa di Semarang, mengetahui jenis vaksin yang tersedia dapat membantu dalam merencanakan perlindungan kesehatan keluarga.

Klinik Alunan Bunda Semarang menyediakan layanan imunisasi dan vaksinasi sebagai bagian dari layanan kesehatan keluarga. Sebelum vaksinasi dilakukan, pasien dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui jenis vaksin yang sesuai dengan kebutuhan dan riwayat imunisasi.

Catatan: Jenis vaksin dan ketersediaannya di fasilitas kesehatan dapat berubah. Untuk memastikan vaksin tertentu tersedia di Klinik Alunan Bunda, sebaiknya hubungi klinik terlebih dahulu.

Mengapa Vaksinasi Perlu Dilakukan Sesuai Usia?

Vaksinasi tidak diberikan dengan pola yang sama kepada semua orang. Sistem imun, risiko penyakit, usia, riwayat imunisasi, dan kebutuhan kesehatan dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan vaksin.

Kementerian Kesehatan menetapkan imunisasi rutin berdasarkan siklus hidup yang mencakup bayi, anak usia di bawah dua tahun, anak usia sekolah, remaja, dewasa, hingga lanjut usia. Apabila imunisasi rutin belum lengkap, dapat dilakukan imunisasi kejar (catch-up immunization) sesuai ketentuan dan penilaian tenaga kesehatan.

Karena itu, mengetahui jenis vaksin saja belum cukup. Jadwal pemberian dan kondisi pasien juga perlu diperhatikan.

Daftar Vaksin untuk Bayi

Bayi merupakan kelompok yang mendapatkan sejumlah imunisasi sejak awal kehidupan. Imunisasi diberikan secara bertahap untuk membantu membentuk perlindungan terhadap berbagai penyakit.

Beberapa vaksin yang terdapat dalam jadwal imunisasi rutin bayi di Indonesia meliputi:

1. Vaksin Hepatitis B

Vaksin Hepatitis B atau HB diberikan sejak bayi baru lahir. Vaksin ini membantu memberikan perlindungan terhadap infeksi virus Hepatitis B yang dapat menyerang hati.

Dalam jadwal imunisasi rutin, vaksin HB0 diberikan pada bayi sebelum usia 24 jam.

2. Vaksin BCG

BCG merupakan vaksin yang diberikan untuk membantu melindungi bayi dari tuberkulosis, terutama bentuk penyakit TB yang berat.

Dalam jadwal imunisasi rutin, BCG diberikan pada usia sekitar 1 bulan.

3. Vaksin Polio

Vaksin polio diberikan secara bertahap untuk membantu memberikan perlindungan terhadap poliovirus yang dapat menyebabkan kelumpuhan.

Dalam jadwal imunisasi rutin, vaksin polio diberikan dalam bentuk polio tetes dan polio suntik pada beberapa tahap usia bayi.

4. Vaksin DPT-HB-Hib

DPT-HB-Hib merupakan vaksin kombinasi yang memberikan perlindungan terhadap difteri, pertusis, tetanus, Hepatitis B, serta infeksi Haemophilus influenzae tipe b.

Pemberiannya dilakukan beberapa kali sesuai jadwal imunisasi.

5. Vaksin PCV

PCV atau Pneumococcal Conjugate Vaccine diberikan untuk membantu melindungi bayi dan anak dari penyakit akibat infeksi pneumokokus.

PCV termasuk dalam imunisasi rutin bayi dan diberikan dalam beberapa dosis sesuai jadwal.

6. Vaksin Rotavirus

Vaksin rotavirus diberikan untuk membantu memberikan perlindungan terhadap penyakit akibat infeksi rotavirus yang dapat menyebabkan diare pada bayi dan anak.

Pemberian vaksin rotavirus memiliki jadwal dan batas usia tertentu sehingga penting untuk memperhatikan waktu pemberiannya.

7. Vaksin Campak-Rubela

Vaksin Campak-Rubela membantu memberikan perlindungan terhadap penyakit campak dan rubela.

Dalam jadwal imunisasi rutin, vaksin Campak-Rubela diberikan mulai usia 9 bulan dan dilanjutkan sesuai jadwal berikutnya.

8. Vaksin Japanese Encephalitis

Vaksin Japanese Encephalitis atau JE diberikan pada wilayah tertentu yang termasuk daerah endemis. Kebutuhan vaksin ini perlu disesuaikan dengan wilayah tempat tinggal dan risiko paparan.

Daftar Vaksin untuk Anak

Setelah melewati masa bayi, perlindungan melalui imunisasi tetap perlu dilanjutkan.

Imunisasi lanjutan bertujuan mempertahankan perlindungan yang telah dibentuk sebelumnya. Anak usia sekolah juga mendapatkan imunisasi melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS.

Beberapa vaksin yang diberikan pada kelompok usia sekolah dalam program imunisasi meliputi:

  • Campak-Rubela
  • DT
  • Td
  • HPV sesuai kelompok sasaran dan program yang berlaku.

Selain imunisasi program, terdapat pula vaksin pilihan yang dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan kesehatan anak.

Vaksin HPV untuk Anak dan Remaja

HPV atau Human Papillomavirus merupakan virus yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Vaksin HPV menjadi salah satu bentuk pencegahan terhadap penyakit yang berkaitan dengan infeksi HPV.

Dalam program imunisasi sekolah, vaksin HPV diberikan kepada kelompok sasaran tertentu sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah.

Orang tua dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui apakah anak sudah berada pada usia yang sesuai untuk vaksin HPV serta bagaimana jadwal pemberiannya.

Daftar Vaksin untuk Remaja

Masa remaja merupakan periode penting untuk mengevaluasi kembali status imunisasi. Selain vaksin yang diberikan melalui program pemerintah, beberapa vaksin pilihan dapat dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan individu.

Jenis vaksin yang dapat dibicarakan dengan tenaga kesehatan antara lain:

  • Vaksin HPV
  • Vaksin influenza
  • Vaksin Hepatitis A
  • Vaksin Hepatitis B
  • Vaksin Tdap atau Td
  • Vaksin lainnya berdasarkan kebutuhan

Tidak semua remaja membutuhkan seluruh jenis vaksin tersebut. Penentuan vaksin sebaiknya mempertimbangkan usia, riwayat imunisasi, kondisi kesehatan, dan faktor risiko.

Daftar Vaksin untuk Dewasa

Vaksinasi juga tetap memiliki manfaat pada usia dewasa. Kebutuhan vaksin dapat muncul karena belum mendapatkan vaksin tertentu sebelumnya, kebutuhan dosis lanjutan, pekerjaan, perjalanan, kondisi kesehatan, maupun faktor risiko lainnya.

Beberapa vaksin yang dapat dipertimbangkan untuk orang dewasa antara lain:

Vaksin Influenza

Influenza dapat menyebabkan gejala mulai dari ringan hingga komplikasi serius pada kelompok tertentu. Vaksin influenza dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari perlindungan kesehatan, terutama bagi kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi.

Vaksin Hepatitis A

Vaksin Hepatitis A dapat dipertimbangkan untuk membantu melindungi dari infeksi virus Hepatitis A, terutama pada individu dengan faktor risiko tertentu.

Vaksin Hepatitis B

Orang dewasa yang belum mendapatkan perlindungan Hepatitis B dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan vaksinasi ini.

Vaksin HPV

Vaksin HPV tidak hanya berkaitan dengan usia anak. Orang dewasa tertentu juga dapat mempertimbangkan vaksin HPV sesuai usia dan rekomendasi tenaga kesehatan.

Vaksin Tdap atau Td

Vaksin yang memberikan perlindungan terhadap tetanus dan difteri, dengan atau tanpa pertusis, dapat menjadi bagian dari vaksinasi pada orang dewasa sesuai kebutuhan dan riwayat imunisasi.

Vaksin Pneumokokus

Vaksin pneumokokus dapat direkomendasikan pada kelompok usia atau kondisi tertentu. Konsultasi diperlukan untuk menentukan apakah vaksin ini sesuai.

Vaksin Program dan Vaksin Pilihan, Apa Bedanya?

Tidak semua vaksin memiliki status yang sama dalam program imunisasi pemerintah.

Secara umum, imunisasi dapat termasuk dalam imunisasi program atau imunisasi mandiri/pilihan sesuai ketentuan yang berlaku. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2026 juga mengatur imunisasi berdasarkan siklus hidup, termasuk imunisasi rutin, tambahan, dan imunisasi bagi pelaku perjalanan.

Sementara itu, vaksin pilihan dapat diberikan berdasarkan kebutuhan seseorang untuk membantu memberikan perlindungan terhadap penyakit tertentu. Daftar vaksin pilihan dapat mencakup antara lain influenza, varisela, MMR, tifoid, Hepatitis A, HPV, dan vaksin lainnya.

Karena rekomendasi dapat berbeda berdasarkan kondisi pasien, konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap diperlukan.

Bagaimana Memilih Vaksin yang Tepat?

Banyaknya pilihan vaksin terkadang membuat orang tua maupun orang dewasa bingung menentukan vaksin mana yang dibutuhkan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

Usia pasien

Jenis vaksin dan jadwal pemberian dapat berbeda pada bayi, anak, remaja, dan dewasa.

Riwayat vaksinasi

Catatan imunisasi dapat membantu tenaga kesehatan mengetahui vaksin yang sudah diberikan dan dosis yang masih diperlukan.

Kondisi kesehatan

Kondisi kesehatan tertentu dapat memengaruhi rekomendasi vaksinasi.

Faktor risiko

Pekerjaan, aktivitas, lingkungan tempat tinggal, serta faktor lainnya dapat menjadi pertimbangan.

Rencana perjalanan

Orang yang akan bepergian ke daerah atau negara tertentu mungkin membutuhkan vaksin berdasarkan risiko penyakit di wilayah tujuan.

Bagaimana Jika Vaksin Terlambat?

Vaksin yang terlambat tidak selalu berarti seluruh rangkaian harus dimulai dari awal.

Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa apabila imunisasi rutin belum lengkap, imunisasi kejar dapat dilakukan untuk melengkapi status imunisasi.

Karena itu, jangan langsung mengulang vaksin tanpa berkonsultasi. Bawa buku KIA atau catatan imunisasi sebelumnya agar tenaga kesehatan dapat melakukan evaluasi.

Layanan Vaksinasi di Klinik Alunan Bunda Semarang

Klinik Alunan Bunda merupakan klinik ibu dan anak di Semarang yang menyediakan layanan kesehatan untuk keluarga, termasuk layanan imunisasi dan vaksin anak.

Bagi orang tua yang ingin melengkapi imunisasi bayi dan anak, konsultasi terlebih dahulu dapat membantu menentukan vaksin yang sesuai dengan usia dan riwayat imunisasi.

Klinik Alunan Bunda juga dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin mendapatkan informasi mengenai vaksinasi dan perlindungan kesehatan sesuai kebutuhan.

Sebelum datang, pastikan untuk menghubungi Klinik Alunan Bunda terlebih dahulu untuk menanyakan ketersediaan jenis vaksin yang Anda butuhkan.

Lengkapi Perlindungan Kesehatan Keluarga

Vaksinasi merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan yang dapat dilakukan sepanjang siklus kehidupan. Bayi memiliki jadwal imunisasi tersendiri, anak membutuhkan imunisasi lanjutan, remaja dapat membutuhkan vaksin tertentu seperti HPV, sedangkan orang dewasa juga dapat memiliki kebutuhan vaksin berdasarkan kondisi dan faktor risiko.

Tidak perlu bingung menentukan vaksin sendiri. Konsultasikan kebutuhan vaksinasi dengan tenaga kesehatan agar jenis dan jadwal pemberian dapat disesuaikan.

Jika Anda sedang mencari vaksin bayi, vaksin anak, vaksin remaja, atau vaksin dewasa di Semarang, Klinik Alunan Bunda siap membantu memberikan informasi mengenai layanan vaksinasi yang tersedia.

Hubungi Klinik Alunan Bunda Semarang untuk mengetahui ketersediaan vaksin dan jadwalkan konsultasi vaksinasi untuk Anda maupun keluarga.

FAQ Seputar Daftar Vaksin

Apa saja vaksin yang tersedia untuk bayi?

Vaksin yang termasuk dalam jadwal imunisasi rutin bayi antara lain Hepatitis B, BCG, polio, DPT-HB-Hib, PCV, rotavirus, Campak-Rubela, serta JE di wilayah tertentu. Jadwal pemberiannya disesuaikan dengan usia.

Apakah anak yang sudah besar masih membutuhkan vaksin?

Ya. Imunisasi lanjutan tetap diperlukan untuk mempertahankan perlindungan. Anak usia sekolah juga mendapatkan vaksin tertentu melalui program imunisasi sesuai kelompok usia.

Apakah remaja membutuhkan vaksin?

Remaja dapat membutuhkan vaksin tertentu, termasuk HPV sesuai usia dan rekomendasi. Vaksin lainnya dapat dipertimbangkan berdasarkan riwayat imunisasi dan kondisi masing-masing.

Apakah orang dewasa masih perlu vaksin?

Ya. Orang dewasa dapat membutuhkan vaksin tertentu berdasarkan usia, riwayat vaksinasi, pekerjaan, kondisi kesehatan, perjalanan, dan faktor risiko.

Apakah semua vaksin tersedia di Klinik Alunan Bunda?

Jenis dan ketersediaan vaksin dapat berubah. Klinik Alunan Bunda menyediakan layanan imunisasi dan vaksin anak, namun pasien sebaiknya menghubungi klinik terlebih dahulu untuk memastikan vaksin tertentu tersedia.