Artikel Kesehatan

Demam pada Anak: Kapan Harus ke Dokter?

📅 06 July 2026 🏥 Klinik Alunan Bunda Semarang
Demam pada Anak: Kapan Harus ke Dokter?

Demam pada Anak: Kapan Harus ke Dokter?

Demam pada anak merupakan salah satu kondisi yang paling sering membuat orang tua merasa khawatir. Padahal, demam sebenarnya bukanlah penyakit, melainkan tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang bekerja melawan infeksi, baik yang disebabkan oleh virus maupun bakteri.

Meski sebagian besar kasus demam dapat ditangani di rumah, ada kondisi tertentu yang memerlukan pemeriksaan segera oleh Dokter Anak Semarang. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui kapan demam masih tergolong normal dan kapan harus mendapatkan penanganan medis.

Apa yang Dimaksud dengan Demam?

Anak dikatakan mengalami demam apabila suhu tubuh mencapai 38°C atau lebih, yang diukur menggunakan termometer.

Demam dapat berlangsung beberapa jam hingga beberapa hari, tergantung pada penyebabnya.

Penyebab Demam pada Anak

Beberapa penyebab yang paling sering meliputi:

  • Infeksi virus seperti flu dan pilek.
  • Infeksi saluran pernapasan.
  • Radang tenggorokan.
  • Infeksi telinga.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Demam setelah imunisasi.
  • Tumbuh gigi (biasanya hanya menyebabkan kenaikan suhu ringan, bukan demam tinggi).

Cara Mengatasi Demam Anak di Rumah

Jika anak masih aktif dan mau minum, orang tua dapat melakukan beberapa langkah berikut.

1. Berikan Cairan yang Cukup

Demam membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Pastikan anak tetap minum air putih, ASI, susu, atau oralit sesuai kebutuhan agar terhindar dari dehidrasi.

2. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Kenakan pakaian yang tipis dan mudah menyerap keringat. Hindari menyelimuti anak terlalu tebal karena dapat membuat suhu tubuh semakin meningkat.

3. Istirahat yang Cukup

Tubuh memerlukan energi untuk melawan infeksi. Pastikan anak mendapatkan waktu tidur dan istirahat yang cukup.

4. Berikan Obat Penurun Demam Bila Diperlukan

Obat penurun demam seperti parasetamol dapat diberikan sesuai dosis berdasarkan usia atau berat badan anak. Jangan memberikan obat tanpa petunjuk tenaga kesehatan.

5. Pantau Suhu Tubuh Secara Berkala

Ukur suhu tubuh setiap beberapa jam untuk mengetahui perkembangan kondisi anak.

Kapan Demam Anak Harus Dibawa ke Dokter?

Segera lakukan pemeriksaan ke Dokter Anak Semarang apabila muncul salah satu kondisi berikut.

Bayi Berusia Kurang dari 3 Bulan

Demam pada bayi usia di bawah tiga bulan memerlukan perhatian khusus karena sistem kekebalan tubuhnya belum berkembang sempurna.

Demam Lebih dari 3 Hari

Apabila suhu tubuh tetap tinggi selama lebih dari tiga hari, sebaiknya segera diperiksa oleh dokter.

Demam Sangat Tinggi

Jika suhu tubuh mencapai 39°C–40°C atau lebih, diperlukan evaluasi medis untuk mengetahui penyebabnya.

Anak Sulit Minum

Anak yang menolak makan dan minum berisiko mengalami dehidrasi.

Kejang Demam

Kejang akibat demam harus segera mendapatkan penanganan medis, terutama jika terjadi pertama kali atau berlangsung lebih dari lima menit.

Anak Tampak Sangat Lemas

Jika anak tampak mengantuk terus-menerus, sulit dibangunkan, atau tidak responsif, segera bawa ke fasilitas kesehatan.

Muncul Sesak Napas

Demam yang disertai napas cepat, sesak, atau tarikan dinding dada memerlukan pemeriksaan segera.

Muncul Ruam yang Tidak Hilang Saat Ditekan

Ruam merah atau keunguan yang tidak memudar saat ditekan dapat menjadi tanda kondisi serius.

Muntah Terus-Menerus

Muntah berulang dapat menyebabkan dehidrasi dan memerlukan pemeriksaan dokter.

Apakah Semua Demam Memerlukan Antibiotik?

Tidak.

Sebagian besar Demam Anak disebabkan oleh infeksi virus sehingga antibiotik tidak diperlukan. Antibiotik hanya diberikan apabila dokter memastikan penyebabnya adalah infeksi bakteri.

Mengonsumsi antibiotik tanpa indikasi justru dapat menyebabkan resistensi antibiotik.

Cara Mencegah Anak Mudah Demam

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Memberikan imunisasi sesuai jadwal.
  • Mengajarkan anak mencuci tangan dengan benar.
  • Memberikan makanan bergizi seimbang.
  • Memastikan anak mendapatkan tidur yang cukup.
  • Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit.

Pemeriksaan Demam Anak di Klinik Alunan Bunda Semarang

Di Klinik Anak Semarang, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui penyebab demam, mulai dari wawancara, pemeriksaan fisik, hingga pemeriksaan penunjang bila diperlukan.

Dengan diagnosis yang tepat, pengobatan dapat diberikan sesuai penyebab sehingga proses penyembuhan menjadi lebih optimal.